
I'M
Nicolas
Julian.
​Currently enrolled as a student at Pradita University


Refleksi Kritis
Pengalaman belajar saya nggak cuma soal pelajaran di kelas. Saya juga belajar soal bagaimana bersikap, punya etika, dan peka sama budaya sekitar. Dulu, di awal-awal, saya sering keteteran ngikutin materi. Masalah utamanya sih, saya nggak pintar ngatur waktu dan belum terbiasa belajar dengan disiplin. Dari situ saya sadar, saya belum benar-benar bertanggung jawab dan belum sepenuhnya komit. Ternyata, belajar itu nggak cuma soal ngumpulin pengetahuan. Lebih dari itu, belajar juga soal nilai-nilai kayak disiplin, jujur sama diri sendiri, dan mau bertanggung jawab sebagai pelajar.
Kontribusi
Di proyek ini, saya benar-benar terlibat sebagai editor podcast video. Saya yang mengurus editing video mulai dari memotong bagian yang tidak penting, merapikan alur konten, sampai memastikan kualitas suara dan gambar enak buat ditonton. Nggak cuma itu, saya juga ikut berperan dalam membuat laporan dan proposal proyek. Saya membantu untuk mengatur strukturnya, dan ngerumuskan isi supaya sesuai dengan tujuan dan aturan yang sudah ditetapkan. Semua kontribusi ini proyek berjalan lancar, tidak cuma dari sisi teknis dan kreatif, tetapi juga soal dokumentasi yang rapi dan profesional.
Nilai Keterampilan Bahasa
Lewat mata kuliah Etika dan Kebudayaan, saya jadi sadar kalau kemampuan berbahasa itu bukan cuma soal teknis komunikasi. Bahasa juga menunjukkan integritas dan empati kita. Saat mengerjakan blog tematik dari judul Persepsi Mahasiswa Pradita Terhadap Penggunaan Bendera 'One Piece' sebagai Simbol Kritik Sosial pada Aksi Demonstrasi 25 Agustus - 1 September 2025, saya benar-benar merasakan makna dibalik pengerjaan laporan dan proposal. Ternyata, retorika yang santun dan informasi yang akurat sangat penting, bahkan jadi tanggung jawab sosial. Mendengarkan aktif waktu diskusi kelompok dan menulis reflektif bukan sekadar soal tugas akademis, tapi membuat saya semakin sadar: bahasa itu jembatan utama untuk menjaga nilai budaya dan menjalankan etika, apalagi di dunia digital yang makin rumit. Buat saya, menguasai bahasa artinya belajar menghargai kemanusiaan.
ABOUT ME
Halo nama saya Nicolas, saya saat ini sebagai
Mahasiswa Teknik Informatika aktif di Pradita University Angkatan 2024/2025. Saya adalah seorang profesional kreatif dengan antusiasme tinggi dalam Bidang CyberSecurity. Selama kurang lebih 2 tahun terakhir, saya telah mengasah kemampuan saya dalam Belajar Kali Linux Operating System, contoh: membuat simulasi phising dengan menggunakan Apahe web server. Saya sangat termotivasi oleh tantangan lomba seperti CTF yang bisa menjadi solusi untuk mengasah skill saya di bidang CyberSecurity. Saya percaya bahwa semangat dan pantang menyerah adalah kunci untuk menghasilkan skill yang luar biasa. Melalui portofolio ini, saya berharap dapat menunjukkan bagaimana saya bisa memberikan kontribusi positif bagi proyek selanjutnya.
![]() |
|---|
![]() |
![]() |
![]() |

My project
Event experience 2025
15 May 2025
Technical Workshop by Hacktiv8 (The session talking about Cybersecurity
For participating in TECHNICAL WORKSHOP by Hacktiv8 and joining Talkshow & Workshop Session Talking About Cyber Security ​
25 Januari - 13 April 2025

CTF TEAM "THE DEFIER"
Ajang lomba dalam Bidang Cybersecurity Yang diselenggrakan oleh Organisasi Recursion

15 Maret 2025
Cyber Security Industry Outlook
Diselenggarakan oleh Organisasi Coding Studio yang berguna untuk mengetahui berbagai macam Industri di Bidang Cyber Security
15 Maret 2025
ASEAN DATA SCIENCE EXPLORERS
The ASEAN Data Science Explorers 2025 Enablement Session - SAP Analytics Cloud Training Sessions


Prinsip Hidup
Prinsip hidup saya berlandaskan pada komitmen terhadap integritas, kerja keras, dan pembelajaran berkelanjutan. Saya percaya bahwa setiap tindakan harus didasari oleh kejujuran dan tanggung jawab, baik dalam konteks di bidang yang ditekuni maupun secara pribadi. Dengan menjunjung tinggi nilai etika dan dedikasi dalam bekerja dan belajar, saya berusaha memberikan hasil terbaik dan terus mengembangkan diri melalui pengalaman dan pengetahuan baru. Prinsip ini saya berpegang teguh sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan, menjalin relasi yang sehat, dan mencapai tujuan jangka panjang secara berkelanjutan dan bermakna.

Apa itu etika dan etiket?

Selama belajar di mata kuliah Etika dan Kebudayaan, saya mulai sadar, banyak orang sering menyamakan etika dan etiket, padahal sebenarnya keduanya punya makna yang beda tapi saling melengkapi. Etika itu soal prinsip moral yang mendasar dan tidak berubah tentang hati nurani, tentang membedakan mana yang benar dan salah, bahkan saat tidak ada yang melihat. Sedangkan etiket lebih ke aturan teknis, hal-hal yang mengatur cara kita bersikap supaya suasana tetap nyaman dan hubungan sosial tetap harmonis. Menurut saya, kalau kita cuma punya etika tanpa etiket, kita mungkin jadi kaku atau terkesan nggak peka sama situasi sosial. Tapi sebaliknya, kalau cuma mengandalkan etiket tanpa etika, rasanya itu cuma basa-basi atau kepura-puraan. Jadi, menggabungkan etika dan etiket itu penting banget. Dengan begitu, kita bukan cuma punya karakter yang kuat, tetapi juga tahu cara bersikap baik di tengah masyarakat.











